Langkah Praktis Agar Pekerja Tetap Bertahan - Solusi Utama (Part 2)
Setelah mengetahui penyebab utama pekerja meninggalkan proyek, berikut langkah konkret yang bisa dilakukan pemilik proyek agar tim tetap solid sampai proyek selesai.
1. Buat RAB dan Anggaran yang Realistis
Perhitungan biaya harus detail sejak awal, mulai dari material, upah kerja, hingga biaya cadangan. Anggaran yang matang mengurangi risiko pembengkakan (over budget).
Tips:
- Lakukan survei harga material terbaru
- Gunakan RAB profesional
- Siapkan dana darurat 10–20% dari total anggaran
2. Sistem Pembayaran yang Jelas dan Tepat Waktu
- Pembayaran yang lancar adalah kunci loyalitas pekerja.
Lakukan ini:
- Buat jadwal pembayaran mingguan atau berdasarkan progress
- Siapkan uang muka (DP) wajar untuk memulai pekerjaan
- Jangan tunda pembayaran kecil seperti konsumsi atau transport
- Pekerja akan merasa aman dan tidak berencana mencari proyek lain.
3. Kontrak Kerja yang Jelas
Kontrak harus mengatur hal-hal berikut:
- Sistem upah
- Jam kerja
- Tahapan pekerjaan
- Hak & kewajiban kedua pihak
- Kebijakan jika terjadi perubahan biaya
Dengan kontrak, kesalahpahaman akan berkurang.
4. Komunikasi yang Transparan
Jika ada kendala anggaran, sampaikan sejak awal.
Jika ada perubahan desain, diskusikan bersama.
Jika ada pekerjaan tambahan, jelaskan detailnya.
Pekerja cenderung tetap bertahan jika merasa dihormati dan diajak bicara secara terbuka.
5. Pengawasan Konsisten
Pengawasan yang baik mencegah pemborosan dan kesalahan kerja yang merugikan anggaran.
Cara mudah:
-Buat laporan harian/mingguan
- Foto progress setiap hari
- Cek material masuk dan keluar
- Tunjuk pengawas terpercaya
Dengan pengawasan baik, biaya tetap terkendali.