Kenapa Pekerja Sering Meninggalkan Proyek? (part 1)
alam dunia konstruksi, salah satu masalah terbesar bagi pemilik proyek adalah pekerja berhenti atau pindah ke proyek lain di tengah jalan. Hal ini dapat mengacaukan jadwal, meningkatkan biaya, dan merusak progres kerja. Untuk mencegah hal tersebut, pemilik proyek perlu memahami akar masalahnya.
1. Pembayaran Tidak Lancar
Sebagian besar pekerja mengandalkan upah harian atau mingguan. Jika pembayaran terlambat atau tidak sesuai kesepakatan, pekerja kehilangan kepercayaan dan memilih hengkang.
2. Anggaran yang Tidak Realistis
Sering terjadi proyek over budget karena perhitungan awal terlalu murah atau banyak biaya tambahan tidak terduga. Ketika dana mulai habis, pekerja merasakan dampaknya terlebih dahulu.
3. Perubahan Desain Terlalu Sering
Perubahan yang berulang membuat pekerjaan menjadi tidak teratur, menyebabkan pemborosan material dan waktu. Banyak pekerja frustrasi karena harus mengulang pekerjaan berulang kali.
4. Komunikasi Buruk
Jika pemilik proyek jarang berkomunikasi, tidak menjelaskan perubahan, atau tidak memberi instruksi jelas, pekerja akan kebingungan dan tidak nyaman bekerja.
5. Hubungan Kerja Tidak Harmonis
Pekerja ingin dihargai. Jika suasana kerja buruk, terlalu banyak tekanan, atau tidak ada kejelasan, mereka cenderung pergi ke proyek yang lebih menjanjikan.